AHLAN WASAHLAN BIKHUDURIKUM
ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUHU

Menu horizontal

Senin, 16 Januari 2012

My Silly Experience [ Next part ]

Ini menurut saya cukup gila, kejadian yang terjadi pada dua hari menjelang akhir Ujian Akhir Semester kemarin.
Pikiranku fokus pada Ujian besok, Ujian akan dimulai pada pukul 13.30, yaitu mata kuliah Pengetahuan Bahan Teknik. Dengan penuh kesadaran, saya tahu bahwa mata pelajaran ini bentuk hafalan semua. Sehingga perlu tempat yang bisa membuatku tenang untuk mengefektifkan proses belajar. Perpustakaan selalu menjadi tempat pilihan paling tepat menurut saya sampai sekarang.

Tanpa banyak pikir lagi saya berangkat ke perpustakaan pada tepat setelah shalat maghrib. Selama perjalanan, pikiran aneh tiba-tiba muncul ketika melewati sepanjang kantin "SAPTA", kantin yang sangat rame pada siang hari dan kini sepi tanpa ada seorang pun manusia. Kutatapi sekeliling yang hanya ada lapak macam-macam makanan.Segera ku buang pikiran seperti di film-film horor itu. "Sepanjang hidup Aku tak mau mengenalnya," pikirku.
"Ga ada, ga ada apa-apa kok," lanjutku dalam hati seraya menundukkan pandangan.

Setibanya di perpustakaan, sempat kuarahkan pandangan pada proyek pembangunan Perpustakaan baru di atas danau LSI itu. Kegiatan pembangunan yang tidak pernah terhenti walaupun malam hari ini, membuatku lagi-lagi berfikir tentang kata-kata dari berbagai sumber.
"Pembangunan suatu bangunan besar itu biasanya suka memakan korban sebagai tumbal."  kata-kata ini memang bukan hanya omongan belaka, saat pembangunan gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen yang diatas danau LSI dulu juga dikabarkan memakan korban. Menurut seorang peneliti, danau LSI memiliki suatu pohon merambat yang ganas. Pohon itu bisa meliliti siapa saja yang mendekatinya kemudian merenggut nyawa orang tersebut karena kekurangan Oksigen. Belum lagi cerita saat-saat pembangunan gedung Fakultas Kedokteran Hewan dulu. Seorang pekerja tiba-tiba terkena benturan sebuah kapak yang jatuh dari lantai atas bangunan. Seketika itu juga sang pekerja meninggal dunia.  

"Ah masa bodoh dengan itu semua". Terlalu kuno dengan itu semua.
Aku langsung masuk kedalam perpustakaan dan mengambil tempat duduk sayap kanan bagian tempat belajar bareng, layanan digital, dan tempat santai tontonan TV serta majalah dan koran. Aku belum lupa bahwa beberapa menit sebelumnya temanku minta dikirimkan penjelasan dari macam-macam sifat mekanik bahan teknik. Oke, Aku tinggalkan leptop yang sialnya ga bisa online. Berjalan beberapa meter untuk menggunakan layanan digital saja. Pukul 16.00 layanan facebook sudah bisa digunakan bebas di kampus. Aku buka dan kukirimkan catatan itu kepada temanku melalui wall -nya langsung.

Berselang beberapa detik, kulihat disamping kanan seorang Bapak-bapak juga sedang menggunakan internet. lalu beberapa temannya sedang menonton televisi sambil membaca koran yang sudah tersedia di sofa yang cukup empuk.

satu chat masuk, tapi bukan bahasa manusia. chat itu berisi link dari teman saya. Aku buka di new tab, disana ternyata sebuah tebak-tebakan dengan perintah temukan tiga perbedaan pada gambar dibawah ini. Oke, Aku cari-cari perbedaannya gak ketemu juga. sampai lensa kaca mataku hanya beberapa centimeter saja dari layar. Tiba-tiba.......

sreeeeeeeeeeeeeeeeeet.

Gambar setan merah muncul. Aku berteriak sejadi-jadinya. Badanku terpental ke belakang sambil terdengar cekikikan pengunjung perpustakaan lain yang sejak tadi berduan di belakangku. Mereka memang yang paling puas karena melihat langsung apa yang aku lihat dilayar yang belum aku close selama beberapa menit. Diikuti bisikan-bisikan para petugas perpustakaan di pojok samping kanan. Bapak-bapak yang sedang menonton televisi bertanya, "Ada apa" dan ku yakin pertanyaan itu biarlah bapak-bapak yang sejak tadi ada disampingku. Ternyata bapak itu malah jawab dengan kata-kata yang bikin aku sedikit merah. Memang formasi komputer itu melingkar, sehingga bapak disampingku belum sempat juga melihatnya.
"Melihat JABLAY kalii," celetusnya.

Dalam hati Aku berkata, "Hah, melihat Jablay pak, gak segitunya mungkin kalo liat jablay mah, hehe"
Langsung Aku tutup dan kembali ketempat dengan menundukkan kepala karena malu. Dengan sedikit kesal, kok orang yang dibelakangku gak berhenti tertawa. Sebenarnya Aku juga masih tertawa sih meski dengan rasa malu.

Daripada gak fokus lagi belajar, Aku putuskan untuk pindah saja ke Koridor Fateta. Memang sih perpustakaan sudah hampir mau tutup, sudah mendekati pukul 21.00. Aku berjalan melewati blok-blok yang masih becek karena hujan. Disana masih saja para pekerja bangunan melakukan aktivitasnya di ujung paling atas, bagian pengelasan komponen-komponen baja. Lebih tepatnya las listrik yang bisa membutakan mata manusia jika tidak menggunakan pengaman. Satu hal yang membuat saya bingung. saat praktikum pengelasan listrik, jujur saya tidak bisa melihat jelas objek yang akan dilas karena gelap. Tapi mereka sudah level atas mungkin meskipun malam hari.

Kupastikan bahwa di korfat masih ada orang. sreeet, tak kulihat ada manusia disana. berjalan meminggir, eh ternyata ada satu orang yang sedang  nge-net. Aku duduk terpisah dua meja darinya. Dia memakai baju warna merah dan saepertinya mahasiswa fateta tingkat tua, terlihat dari raut mukanya. Aku pastikan kakinya nempel di lantai. Oke, dia manusia.

Semakin larut dan hawanya semakin dingin. Orang satu-satunya yang bisa membuatku tidak takut beranjak pulang. "Aduh gimana ini, materi belum selesai Aku baca. Dia akan pulang, Aku juga harus sesegera mungkin bergegas," pikirku.
Alhamdulillah dari sebelah timur sana terlihat ada orang yang ngambil jam malam untuk ber-internet-ria. Aku senang dan kembali membaca. Ditambah lagi teman satu kelasku datang, namun entah apa yang Dia lakukan setelah kami saling menyapa. Nampaknya belajar juga.

Kulihat jam yang sudah menunjukkan pukul 23.00. Oke Aku harus pulang. Tidur dan melupakan semua kejadian di perpustakaan yang membuat heboh itu. Jujur, ini gila. teriakan gila. dan Muka gila. haha

Sepertinya harus hati-hati kalau dikirim link yang mencurigakan. Sekali lagi gak mau Aku membuka link yang aneh seperti itu. MENGERIKAN !!
See you

Cari Blog Ini