AHLAN WASAHLAN BIKHUDURIKUM
ASSALAMU'ALAIKUM WAROHMATULLOHI WABAROKATUHU

Menu horizontal

Minggu, 04 September 2011

Bangga dengan Gelar Almarhum (alm.)

Tentu anda sudah tidak asing lagi mendengar kata Almarhum bukan ?

Almarhum, sebuah kata yang cukup menyesakkan hati setiap orang di Indonesia. Hal ini karena kata tersebut sudah biasa digunakan untuk menyebut seseorang yang sudah meninggal dunia. Kata tersebut juga sudah menjadi gelar otomatis yang tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, keluar uang banyak, dan mungkin tidak dikehendaki oleh si empunya.

Mari kita bahas  kata "Almarhum" tersebut dari kaca mata bahasa arab dan grammernya.Mudah-mudahan saja penulis tidak salah karena ilmu tashrif ini penulis dapatkan waktu  setingkat kelas 2 SMP dulu ( Hhe, gak penting banget ya ).  Kata Almarhum merupakan bentuk lain atau tashrif dari akar kata Rohima (Sudah mengasihi). Tashrif artinya memindahkan satu bentul asal/asli yang satu ke contoh-contoh yang berbeda-beda untuk mendapatkan arti kata yang dimaksud yang tidak akan berhasil kecuali dengan cara memindahkan dan contoh yang berbeda-beda itu (Dalam Kitab Sharaf Kailani : Attsahrif huwa tahwiilul ashlil wahidi ila amtsilatin muhtalifatin lima'anil maksudati la yahsuulu illa biha). Setelah mengetahui arti tashrif tersebut mari kita tashrif kata "Rohima" tersebut. Meskipun para ahli grammer bahasa arab dari Negara Basyroh dan Kuffah memiliki perbedaan pendapat tentang bentuk asli dalam bahasa arab, fiil madhi kah ? atau mashdar ?.
inilah tashrifannya ;

Rohima (fiil madhi) : sudah mengasihi
Yarhamu (fiil mudhore') : Sedang atau sudah mengasihi
Rohman-Rohmatan (mashdar taukid) : Kasih
fahuwa (isim dlomir)
Roohimun (isim fa'il) : orang yang mengasihi
wadzaka (isim isyarah)
marhuumun (isim maf'ul) : orang yang dikasihi
illeh/dst..

Nah, sekarang sudah tahu kan bahwa kata "marhuumun" itu artinya orang yang dikasihi. Tentunya semua orang pun menginginkan menjadi orang yang dikasihi bukan ?. Tapi tidak sampai disana ternyata. Untuk mendapatkan kata "Almarhum", kita perlu menambahkan alif lam yang pada kesempatan ini dalam ilmu nahwu (grammer bahasa arab) dasar dalam kitab Al Jurumiyyah dikenal dengan alif lam lita'rif yang gunanya untuk mengkhususkan (menjadi ma'rifat) kata-kata yang masih umum (nakirah) dalam bahasa arab. Oke, sekarang sudah menjadi Almarhum yang maksudnya orang yang secara khusus di kasihi.

Mungkin anda akan berfikir bahwa pengkhususan itu hanya untuk orang yang sudah meninggal. Tapi apa salah jika pengkhususan itu kita berikan untuk orang yang sangat spesial dihati kita. Untuk itulah penulis ingin disebut almarhum oleh seseorang yang spesial dihati penulis (cieee, siapa ya. Hhe). Meskipun pada kenyataannya, dalam bahasa arab ada padanan kata yang lebih layak dan enak didengar, yaitu kata "Mahbuubun" atau kita khususkan menjadi "Al mahbub" yang artinya orang yang dikasihi juga.

Penulis sangat setuju jika bahasa arab dijadikan bahasa dunia seperti pada massa-massa kejayaan islam dulu. Alasannya, bahasa arab ini memiliki kosa-kata yang banyak banget. Kita lihat saja dari satu kata "Rohima" yang artinya sudah mengasihi bisa memiliki sepuluh arti lain sampai "mirhamuun" atau alat untuk mengasihi. luar biasa bukan ?
Sekian semoga bisa menambah pengetahuan kita.

Cari Blog Ini